Makanan Yang Harus Dikonsumsi Dan Dihindari Jika Terinfeksi Covid

Tak jarang, malah sesama penumpang transportasi umum berdesak-desakan, sehingga rawan terjadi penularan virus corona. Sering-seringlah cuci tangan dengan sabun, seperti sebelum makan, setelah batuk atau bersin, setelah memegang barang di tempat umum seperti pegangan pintu, tangga, dll. Berdasarkan data yang diperoleh dariWHO, organ pernapasan menjadi goal utama infeksi virus corona. Bahkan sebanyak 87,9% pasien yang terjangkit mengalami gejala demam, batuk kering sebanyak 67,7%, dan merasa lelah sebanyak 28,1%.

Temulawak ataucurcuma xanthorrhiza roxbjuga kaya akan kandungan kurkumin yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menjadi bahan obat tradisional. Selain untuk daya tahan tubuh, temulawak juga berkhasiat menurunkan kolesterol dalam darah, menyehatkan saluran pencernaan, meringkankan gejala osteoarthritis, serta mencegah obesitas dan diabetes. Biasanya, jahe dikonsumsi dengan dibuat minuman, baik dicampur dengan teh, susu hingga dibuatinfused water.

Jambu biji termasuk salah satu buah yang bisa mencegah seseorang terinfeksi Covid-19. Hal ini dikarenakan jambu biji juga mampu meminimalisir tubuh menjadi lebih sehat, sehingga terhindar dari serangan berbagai virus penyakit. Zinc merupakan mineral yang bisa juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan nutrisi ini secara signifikan memengaruhi kemampuan sistem kekebalan.

Di tempat yang sama, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terbantu dengan adanya paket makanan yang diterima dari Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19. Institut Federal Jerman untuk Penilaian Risiko tidak sependapat dengan Schiffer dan Gombart tentang kemanjuran dari suplemen. “Pada prinsipnya, diet seimbang dan bervariasi lah yang memberi semua zat penting bagi tubuh,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Makanan untuk melawan Covid

Oleh karena itu, tidak heran jika sejak dulu masyarakat Indonesia suka minum jamu dengan dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau mengobati penyakit tertentu. Namun, meskipun makanan bukan agen penyebaran virus corona dan bukan penyebab timbulnya penyakit tersebut, tetapi pola makan sangat terkait erat dengan daya tahan tubuh manusia ketika terserang virus corona. Seseorang dengan pola makan yang baik, tentu saja mempunyai daya tahan tubuh yang lebih baik dibandingkan dengan seseorang yang mempunyai pola makan yang tidak baik. Protein adalah zat yang paling penting dalam setiap organisme dan juga merupakan bagian utama dari semua sei hidup yang mempunyai proporsi terbesar setelah air.