Senjata Lawan Virus Corona, Berikut 8 Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh

Moms dapat mengkreasikan brokoli agar menjadi sebuah makanan yang menarik, misalnya dengan membuatnya jadi bakso sayuran, dicampur dengan jus buah, atau dibuat camilan kering. Kandungan yang terdapat di dalam biji pekak sangat baik bagi Si Kecil karena bisa juga untuk meningkatkan nafsu makan sekaligus memperkuat sistem imun tubuhnya. Buah-buahan berwarna cerah dan terang juga kaya akan antioksidan, vitamin, serta mineral yang berperan penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh.

Asupan vitamin C harian sangat penting untuk kesehatan yang baik karena tubuh tidak memproduksi sendiri atau menyimpannya. Imunitas atau kekebalan tubuh merupakan sebuah sistem, bukan satu kesatuan. Agar berfungsi dengan baik, diperlukan pula keseimbangan dan harmoni.

WHO menyarankan untuk melakukan aktivitas fisik atau melakukan olahraga selama 30 menit setiap hari atau minimal three-5 hari dalam seminggu. Masih banyak bahan pangan lain yang bisa Moms berikan untuk Si Kecil agar sitem imunitasnya semakin baik. Karena itu, penting sekali memastikan bahwa nutrisi yang didapat Si Kecil setiap harinya berasal dari sumber pangan yang bervariasi. Jangan lupa juga bahwa pencernaan sehat dukung imunitas anak, maka selalu menjaga si Kecil memiliki pencernaan sehat agar nutrisi dapat diserap tubuh dengan baik ya, Moms. Penelitian menunjukkan bahwa dalam pikiran yang sehat dan adanya semangat menjalani hari dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tertawa dan berkumpul dengan orang-orang yang kita senangi tidak hanya menambah kualitas hidup, ini juga berperan dalam menyehatkan pikiran kita.

Menaikan sistem imun

Ada beberapa jenis susu, meskipun bentuk semua bubuk dan bisa digunakan jangka panjang. Biasanya untuk susu bubuk dihabiskan sebelum 30 hari, jika tidak ingin ada perubahan bentuk. Jenis full cream jadi pilihan utama untuk meningkatkan berat badan, pasalnya memiliki kalori banyak jumlah besar. Cukup berbahaya membeli susu penambah berat badan begitu saja, apalagi jika tidak memperhatikan usia. Setiap orang memiliki kebutuhan kalori dan gizi berbeda, orang dewasa yang masih produktif dengan usia 30 tahun tentu memiliki kebutuhan berbeda.

Lalu pada penelitian tabung percobaan mencatat bawang putih memiliki aktivitas sebagai antivirus yang melawan influenza A dan B, HIV, virus pneumonia dan rhinovirus penyebab flu biasa. Penelitian pada hewan tabung reaksi menunjukkan bawang putih meningkatkan respon sistem kekebalan dengan merangsang sel pelindung dari infeksi virus. Bawang putih atau allium sativum adalah bumbu dapur yang pasti ada di setiap rumah. Selain untuk masakan, bumbu dapur ini mampu memacu penambahan sel-sel darah putih yang berperan penting dalam meningkatkan sistem daya tahan tubuh.