Menu Close

Universitas Komputer Indonesia

Serta Bapak Budiono (Branch Head PT. Garuda Food dan Wali Murid Ananda Axel Caesareno Putra Shelby XII IPS) yang juga terkena Covid-19. Namun, terus-menerus terpapar informasi, baik yang terpercaya maupun tidak, juga dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah panik, cemas, dan stres. Jika mengalami kesulitan tidur karena merasa cemas dengan berita terkait pandemi, Anda perlu membatasi menatap layar handphone. Hindari aktivitas menatap layar gadget sebelum tidur, hal ini bisa menjaga pola tidur Anda lebih baik. Diperlukan evaluasi berkala oleh petugas kesehatan, khususnya kepada para pasien dan penyintas COVID-19 yang berisiko tinggi mengalami gangguan mental.

Olahraga dapat membantu menurunkan stres sekaligus membawa manfaat kesehatan. Studi menunjukkan bahwa olahraga aerobik dapat menurunkan ketegangan secara umum dan memperbaiki suasana hati. PEMERINTAH mengimbau masyarakat agar bisa berdamai, beradaptasi, dan hidup berdampingan dengan Covid-19 serta mulai masuk ke tahap new normal Slot Online Terpercaya agar kita bisa tetap produktif.

Lahargo menyarankan kelompok umur ini untuk selalu terhubung dengan teman maupun saudara. Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ menyampaikan tips tersebut saat melakukan konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional pada Jumat (1/5). Upaya pertama yang dapat dilakukan yakni membatasi informasi yang berlebihan. Informasi terkait dengan COVID-19 yang belum diketahui kebenaran dapat memicu kecemasan. Hal-hal tersebut dapat memunculkan kepanikan bagi individu, sehingga akan meningkatkan stres yang juga akan mempengaruhi imunitas tubuh. Spesialis Kedokteran Jiwa Jiemi Ardian mengatakan gejala kecemasan terlihat mulai dari susah tidur atau insomnia, perasaan khawatir kapan berakhir, stres, dan disfungsi.

Tak jarang, hal itu juga bisa memicu stress yang akhirnya berdampak buruk bagi kesehatan. Meskipun kami masih harus mempelajari lebih lanjut mengenai akibat penyakit ini terhadap manusia, sejauh ini, kebanyakan dari mereka yang meninggal dunia sebelumnya sudah memiliki kondisi medis tertentu. Saat mengenakan masker, terus lakukan tindakan pencegahan lainnya untuk mencegah penyebaran virus. Saat Anda merasa stres atau khawatir, membicarakan mengenai hal ini dengan orang yang Anda percaya dapat membantu. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi stres, meyakinkan orang-orang yang Anda kenal, dan mengambil langkah praktis untuk merawat diri Anda dan keluarga Anda. Anjuran untuk karantina di rumah, berbagai fasilitas umum yang ditutup, serta sejumlah protokol kesehatan yang harus dituruti merupakan sesuatu yang sangat baru bagi hampir seluruh masyarakat.

Berbicara dengan orang yang Anda percaya dapat membantu Anda untuk mengatasi hal tersebut. Anda bisa berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang tidak tinggal serumah dengan menggunakan telepon ataupun video name. Rinda menjelaskan dalam situasi pendemi saat ini semua orang atau masyarakat harus lebih memperhatikan kesehatan serta kebersihan ketika berkegiatan dan beraktivitas sehari-hari. Sebab, semua orang punya potensi tertular dan terpapar Covid-19 jika tidak menjalankan protokol kesehatan dengan baik, termasuk orang terdekat yang akhirnya menjadi klaster keluarga. Beberapa orang dapat mengalami sakit parah dan harus dirawat di rumah sakit.

“Perbanyak baca-baca yang positif, jangan isi dengan berita-berita yang menakutkan terus krn itu penting untuk mental kita juga. Kita stay up to date tapi jangan sampai dunia kita itu-itu aja ,” paparnya. Tangan menyentuh banyak permukaan, yang mungkin terkontaminasi virus tersebut.Karena itu, jangan menyentuh mata, hidung atau mulut, karena virus ini dapat berpindah dari permukaan ke tubuh melalui tangan yang terkontaminasi. COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus baru yang mulai menjangkiti manusia. COVID-19 menyebar dari orang ke orang terutama melalui perikan yang dihasilkan ketika seseorang yang terinfeksi berbicara, batuk atau bersin.

Berita covid dapat memicu stress

Praktisi kesehatan dr. Sonia Wibisono mengatakan, kondisi lingkungan yang tak sehat, memicu stres yang dapat memperburuk kondisi penderita. Menurut Sonia, saat seseorang stres, kelenjar pituitari di dalam otak menurunkan produksi hormon serotonin. Rekomendasi ini didasarkan pada hasil presentasi delegasi Indonesia bahwa rasa bosan dan stres sering dialami sebagian besar anak, termasuk di Indonesia.

Mulai banyak orang kesulitan mencari oksigen dan rumah sakit, hingga beberapa orang memilih untuk isolasi mandiri, meski butuh perjuangan ekstra. Namun, ketika hormon kortisol sangat tinggi, maka efeknya akan menurunkan sistem imun sehingga imun tidak akan bekerja dengan baik. Dengan begitu, baik bakteri maupun virus akan mudah menyerang sistem kekebalan tubuh.

Saat berolahraga, kita menghasilkan endorfin, yaitu bahan kimia di otak yang membantu mengurangi persepsi rasa sakit dan meningkatkan suasana hati. Olahraga teratur juga membantu meningkatkan kualitas tidur, yang pada gilirannya mengurangi stres dan kelelahan. Menurut dr Lahargo, sikap psychological seseorang yang menghadapi fenomena virus corona COVID-19 dengan reaktif juga bisa berujung stres. Misalnya orang tersebut langsung memborong masker dan sembako, sikap reaktif ini lah yang bisa berujung stres.