Menu Close

Amerika Bakal Buka Keran Ekspor 60 Juta Vaksin Astrazeneca

Vaksin AstraZeneca ini menggunakan adenovirus dari hewan simpanse yang dapat memicu respons imun untuk melawan virus corona. Agenda diplomasi Indonesia bersama COVAX adalah untuk memasok 20% populasi setiap negara AMC, serta untuk mendukung rencana vaksinasi nasional mereka. Secara terpisah, hasil uji coba vaksin Covid-19 buatan Moderna di Amerika Serikat menunjukkan vaksin ini tidak meningkatkan munculnya penyakit yang lebih parah. Dalam kesempatan ini, Nadia juga mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara di dunia yang paling banyak melakukan vaksinasi COVID-19 sampai saat ini. Liputan6.com, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memutuskan untuk menghentikan sementara pendistribusian dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Ia juga menyoroti fakta bahwa vaksin buatan Inggris tersebut sampai saat ini belum disahkan oleh regulator obat-obatan AS, sementara saat ini AS sudah memiliki cukup pasokan vaksin dari perusahaan lain.

Pada 15 Februari 2021, WHO memasukkan dua varian vaksin AstraZeneca, yakni yang diproduksi AstraZeneca-SK Bioscience dan Serum Institute of India, dalam daftar penggunaan darurat . Mengutip keterangan WHO, vaksin AstraZeneca yang diberikan 2 dosis dengan interval 8-12 pekan memiliki tingkat efikasi sixty three,09 persen untuk menangkal infeksi Covid-19. Dengan demikian, vaksin produksi Sinovac memiliki tingkat kemanjuran yang lebih tinggi dibandingkan dengan vaksin buatan AstraZeneca. Angka efikasi tersebut didapat dari penggabungan data kelompok orang yang divaksinasi dengan dosis tepat, dan dosis yang keliru. Jika hanya menggunakan information kelompok dosis yang tepat, ditemukan efikasi sebesar 64%.

Vaksin Astrazeneca buatan mana

Menurutnya, Indonesia termasuk satu dari sedikit negara yang telah mengamankan vaksin untuk keperluan dalam negeri. Menlu Retno menuturkan, dari jalur multilateral, diplomasi vaksin Indonesia terus berjalan. Dari sisi teknologi, vaksin AstraZeneca menggunakan adenovirus dan mengambil bagian protein spike dari virus Corona. Sedangkan untuk vaksin Sinovac menggunakan teknologi inactivated virus atau mematikan virus Corona. Kebolehan penggunakan vaksin produk AstraZeneca tidak belaku lagi apabila kelima alasan di atas hilang.

Wakil Menteri Kesehatan Korsel Kim Gang-lip mengatakan regulator akan memberikan otorisasi darurat vaksin AstraZeneca dengan syarat perusahaan harus menyerahkan hasil uji klinis lengkapnya. Kasus yang terjadi di Ambon, penerima vaksin ternyata sudah terinfeksi Covid-19 terlebih dahulu. Sementara itu, untuk yang di Jakarta penerima diketahui memiliki komorbid radang paru-paru atau pneumonia dan meninggal dunia empat hari setelah melaporkan keluhannya ke Puskesmas atau lima hari berselang setelah menerima vaksin.

Sesuai uji klinis, vaksin buatan Oxford ini memiliki tingkat efikasi sebesar sixty two,1 persen. Prosentase ini lebih besar dibanding Vaksin Sinovac dan telah memenuhi standar minimal efikasi dari Organisasi Kesehatan Dunia , sebesar 50 persen. Komite Vaksin memperkirakan dari tiga minggu hingga 9-12 minggu setelah penyuntikan pertama, vaksin AstraZeneca dapat mencegah sekitar 70 persen kasus penyakit serius. Sedangkan efikasi vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech berdasarkan uji klinis fase ketiga di Indonesia sebesar sixty five,three persen. Menurut Reisa hanya vaksin AstraZeneca dengan nomor bets CTMAV 547 saja yang dihentikan, dan jumlahnya mencapai 448 ribu dosis dari complete 3,8 juta dosis vaksin AstraZeneca yang sudah tiba ke Indonesia lewat program bantuan COVAX, WHO.

Baik Sinovac, Sinopharm dan AstraZeneca masing-masing hadir dengan dua dosis, alias pemakaiannya harus dua kali suntik. Sedangkan untuk kelompok usia 60 dan lebih tua, pemberian vaksin dari dosis pertama ke dosis kedua berjarak 28 hari. Sementara vaksin AstraZeneca punya interval yang lebih panjang yaitu 8 hingga 12 pekan untuk semua kelompok penerima. Lain lagi dengan vaksin Sinopharm yang disebutkan memiliki jarak selama 21 hingga 28 hari dari suntikan dosis pertama ke suntikan dosis kedua. Vaksin bekerja dengan cara melatih sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi saat menghadapi penyakit. Dilansir dari Alarabiya, Selasa (26/1), Institut Serum India akan memasok three juta dosis vaksin AstraZeneca ke Arab Saudi.

Warga Jakarta tersebut alami sakit hebat sebelum hembuskan nafas terakhir di rumah sakit. “Penghentian sementara batch tersebut merupakan upaya kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini,” katanya. Riset keampuhan vaksin AstraZeneca terhadap virus varian mutasi Inggris yang disebut varian B117 yang dilakukan di Inggris, melaporkan efikasinya sekitar 75%. WHO sendiri telah mendesak negara-negara untuk tetap melanjutkan penggunaan vaksin COVID-19 tersebut.

Ini dikarenakan dalam proses pembuatannya menggunakan enzim tripsin dari babi. Kemudian gejala yang ditemukan pada 1 banding 10 orang antara lain; bengkak hingga benjol di tempat suntikan, demam, muntah atau diare, radang tenggorokan, pilek hingga batuk. Sedangkan untuk vaksin baru AstraZeneca memiliki gejala umum dan gejala jarang pada penerimanya. Namun di Indonesia sendiri, Sinovac telah mendapat izin Emergency Use Authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk diberikan pada masyarakat dengan usia lansia mulai 60 tahun dan diatasnya. Diperkirakan dalam 3 minggu hingga 12 minggu setelah penyuntikan pertama, AstraZeneca mampu mencegah sekitar 70% kasus penyakit serius. Ketika disuntikan dan masuk ke sel manusia, akan memicu kekebalan terhadap protein spike, sehingga hasilkan sel memori yang mampu mengenali virus penyebab Covid-19.

“Seperti yang mereka cari, pendekatan optimal untuk peluncuran, dan meyakinkan kami bahwa orang-orang terlindungi dari 22 hari setelah satu dosis vaksin,” kata Pollard. Artinya, seseorang harus menunggu 28 hari ke depan setelah disuntik dosis kedua vaksin Sinovac hingga antibodi dalam tubuh benar-benar terbentuk secara maksimal. Makanya ucap dia, pada pelaksanaan vaksinasi Covid 19, perhitungannya harus tepat jangan sampai orang sudah yang divaksin dosis pertama menggunakan sinovac tidak mendapatkan dosis kedua karena kehabisan. “Kalau prosentasenya untuk Sinovac persen, kalau untuk AstraZeneca dipublikasi pertama sekitar 70% tapi sekarang ada information baru kalau dosis pertama dan dosis kedua diberikan selang 12 minggu efikasinya naik 80-90%,” kata Indra. 3/ Ketersediaan vaksin Covid-19 yang halal dan suci tidak mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi guna ikhtiar mewujudkan kekebalan kelompok .

Model praktik yang dipilih bertindak sebagai pos terdepan dari pusat vaksinasi. Asosiasi Praktisi Umum Saxon telah menyerukan untuk jangka waktu yang lebih lama bagi para dokter di praktik swasta untuk lebih terlibat dalam kampanye vaksinasi. (ENDRIK SCHMIDT / DPA-ZENTRALBILD / DPA PICTURE-ALLIANCE MELALUI AFP)Meski demikian dengan sejumlah alasan, salah satunya kedaruratan kesehatan maka MUI memperbolehkan penggunaan vaksin AstraZeneca di Indonesia. Sedangkan pada vaksin Sinovac, efek samping yang dialami termasuk kategori ringan hingga sedang. Setelah vaksinasi Sinovac, kebanyakan orang merasakan nyeri di sekitar tempat suntikan. Berdasarkan knowledge ini, vaksin mendapat izin penggunaan dari lembaga pengawas obat Eropa-EMA dan lebaga serupa di berbagai negara.