Menu Close

Buka Lagi Sektor Pariwisata, Turki Luncurkan Praktik Wisata Aman

Selain ikatan historis dan harga terjangkau, kesukaan orang Indonesia datang ke Turki juga karena keramahan orang-orang Turki sendiri. Total penurunan produksi ekonomi negara mencapai 93 miliar dolar, menyebabkan kerugian di sektor-sektor yang terkait erat dengan pariwisata seperti komunikasi dan transportasi. Tak jauh berbeda dengan Nusantara Tour, Merryanti Timadius General Manager dari Carmeta Tour, Palembang juga mengatakan hal serupa. Di agen journey yang dikelola olehnya, sudah ada enam orang untuk kepergian secara individu non-grup yang berangkat ke Turki. Sampai hari ini, hanya sejumlah kecil pekerja esensial dan pebisnis yang diizinkan masuk. Selanjutnya, untuk visa STV, pengunjung harus menunjukkan bukti pembayaran selama 90 hari akomodasi di Thailand.

Merryanti Timadius, General Manager dari Carmeta Tour, Palembang juga mengatakan hal serupa. Selama di Tanzania disarankan untuk sering mencuci tangan, jaga jarak minimal 1 m dari orang lain di area publik, dan pakai Slot Online Terpercaya masker. “Harga sudah termasuk tiket pesawat PP, akomodasi, makan dan tour,” pungkas Fonny. Harga yang dibanderol untuk merayakan keberhasilan grup tur Indonesia pertama ke Turki setelah pandemi ini mulai dari Rp 12,5 juta.

Turki sudah membuka untuk turis

Secara resmi pada tanggal 1 Juli 2020, North Macedonia mengumumkan bahwa negaranya siap dikunjungi turis internasional tanpa batas dan syarat tidak ribet. Turis tidak perlu menunjukkan hasil tes negatif dan tidak perlu melakukan karantina. Hanya repatriasi dan penerbangan “journey bubble” dari berbagai negara beroperasi – meskipun hanya orang asing yang memenuhi kriteria visa untuk masuk yang diizinkan masuk. Semua pelancong yang memenuhi syarat untuk memasuki India harus menyerahkan formulir pernyataan diri di Portal Air Suvidha setidaknya 72 jam sebelum jadwal perjalanan. Brasil secara resmi membuka perbatasannya untuk turis tanggal 30 Juli 2020. Tak ada pembatasan atau syarat apa pun, hanya diminta menunjukkan asuransi perjalanan yang mengcover Covid-19 saat check in di bandara keberangkatan dan saat ketibaan, juga ada pengecekan suhu tubuh di terminal ketibaan.

Pada 14 Juli 2020, Jalur Hijau Timbal Balik (atau “travel bubble”) telah dibuat dengan Singapura. Saat ini perjalanan lintas batas antar negara hanya diizinkan untuk tujuan bisnis dan resmi yang penting, dan hingga 14 hari. Semua wisatawan yang menggunakan RGL harus disponsori oleh perusahaan atau lembaga pemerintah di Malaysia. Penerbangan internasional ke Malaysia masih terbatas untuk wisatawan penting, pejabat pemerintah, dan warga yang dipulangkan.

Pasti sobat traveler punya impian besar untuk bisa traveling ke Turki. Apalagi Turki merupakan negara yang paling awal membuka pintunya bagi turis internasional tanpa kecuali dan dengan syarat normal seperti sebelum pandemi, mulai tanggal 12 Juni 2020. “Kementerian Pariwisata mengumumkan bahwa Kerajaan akan membuka perbatasan untuk wisatawan asing, dan mencabut penangguhan akses masuk bagi pemegang visa turis mulai 1 Agustus,” demikian dilaporkan media Saudi Press Agency . Dia menambahkan pemerintah Turki sudah melakukan persiapan melalui program sertifikat kesehatan untuk pelaku pariwisata seperti agen perjalanan, restoran, kafe, dan lodge pada saat membuka kembali pariwisatanya. Jika Anda tertarik untuk melakukan perjalanan, jangan lupa untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah diterapkan agar Anda tidak menjadi provider virus saat kembali. Namun perlahan, industri pariwisata mulai bangkit dan bersiap menyambut wisatawan dengan menerapkan protokol kesehatan new normal atau tatanan hidup baru.

Ada aturan baru yang diterapkan yaitu teater, bar, dan restoran hanya boleh melayani hingga 30 orang di dalam. Selain itu harus menerapkan jarak sosial 1,5 meter dan tidak ada reservasi. Sebagai salah satu negara pelopor aturan keamanan publik secara internasional, Italia pernah dinobatkan sebagai negara percontohan ketertiban penerbangan.

Jika Singapura hanya membuka perbatasan negaranya untuk urusan resmi, beberapa negara di bawah ini sudah membuka diri untuk para pelancong yang ingin berwisata. Bagi Anda yang ingin merasakan kembali liburan saat pandemi, ini negara yang bisa dikunjungi. Jika persyaratan tersebut sudah dipenuhi, maka Anda bisa lolos pemeriksaan imigrasi.