Menu Close

Seperti Ini Pembukaan Olimpiade Tokyo Di Masa Pandemi

Beberapa saat sebelumnya, kontroversi penolakan Olimpiade juga datang dari warganya sendiri. Perwakilan dokter sempat berunjuk rasa agar Olimpiade ini dibatalkan saja. Ketakutan melonjaknya kasus infeksi varian baru Covid-19 dan keterbatasan tenaga medis menjadi alasan utamanya. Pihak China juga buka suara akan mampu menyelenggarakan Olimpiade seandainya Jepang tidak sanggup.

Olimpik tokyo menjadi sebuah acara ditengah pandemi

“Saya bangga bisa ambil bagian mewakili Jepang. Saya akan memberikan yang terbaik di Olimpiade,” jelas Naomi. “Saya membutuhkan banyak keberanian untuk membuka diri tentang situasi kesehatan psychological saya. Saya percaya ini adalah masalah yang harus terus saya tangani.” Adapun Fukui mengeklaim Olimpiade sebagai inspirasi dan keberanian atlet Jepang untuk terus hidup di hati orang-orang sebagai sumber harapan.

Olimpiade Tokyo bahkan sempat ditunda selama satu tahun sebagai langkah antisipasi menggelar acara olahraga terbesar di tengah pandemi. Penggemar pun dilarang datang langsung untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Fimela.com, Jakarta Pesta olahraga dunia, Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung semarak meski diadakan di tengah pandemi. Meraih atensi para netter dari berbagai negara, acara ini dibuat meriah dengan berbagai cara.

Bukan hits yang raih ratusan juta, lagu mereka yang diputar adalah B-Side dari album Not Shy berjudul Don’t Give A What. Lagu baru mereka diputar setelah tim voli Korea berhasil mencetak skor ketika berhadapan Casino Online dengan tim nasional Brazil. Menurut Cody, setidaknya ada 1.000 atlet yang turut serta dalam olimpiade tahun ini. Mereka semua bisa datang ke tempat makan yang selalu buka 24 jam, setiap hari.

IOC mengeluarkan sekitar AS$800 juta untuk setiap Olimpiade Musim Panas, yang mencakup sebagian besar dari investasi sekitar $1 miliar yang dibuatnya di setiap kota tuan rumah. Penyelenggara lokal di Tokyo akan menambahnya dengan sekitar AS$650 juta. Namun, seperti dilansir The Wall Street Journal, Perdana Menteri Yoshihide Suga meyakinkan bahwa langkah-langkah ekstensif untuk menjauhkan masyarakat dari acara tersebut akan mencegah penyebaran infeksi Covid-19. Larangan penonton juga menjadi pukulan telak bagi pebisnis yang telah mengandalkan kenaikan belanja dari para pendukung atlet Olimpiade.